Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyempatkan diri menghadiri Rakernas Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) 2015 di Kabupaten Belitung, setelah melakukan kunjungan kerja di provinsi Bengkulu.
Dalam pemaparannya di hadapan ratusan alumni, Jonan menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur Indonesia akan dikonsentrasikan di kawasan tertinggal dan perbatasan terluar indonesia.
"Apa yang dikerjakan itu, yang kurang harus dilengkapi dulu. Misalnya airport, kalau bisa semua bandara di Indonesia harus bisa didarati oleh Hercules C 130, karena saat ini banyak yang tidak bisa," jelas Jonan di Balroom Hotel Aston Belitung, Sabtu (14/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah bandara yang beroperasi di Indonesia saat ini ada 237 bandara, yang dikelola AP I ada 13, yang dikelola AP II ada 13. Sementara jumlah pelabuhan di Indonesia sebanyak 1.246," ungkapnya.
Walaupun begitu, saat ini fokus Kemenhub adalah daerah kawasan bencana dan perbatasan. Hal itu dilaksanakan sesuai instruksi dan arahan dari Presiden Joko Widodo.
"Saat ini fokus kita pembangunan sea-port dan airport itu di kawasan bencana dan perbatasan terluar. Contohnya saat ini Trans Sulawesi akan diteruskan, dibangun dari Makasar hingga Manado," kata Jonan.
"Kami di perhubungan akan melakukan pemerataan infrastruktur itu sasarannya disana. Sesuai arahan Presiden, infrastruktur perhubungan difokuskan ke daerah-daerah yang kurang bagus," sambungnya.
Lalu apa komentar Jonan terkait pembangunan infrastruktur di kawasan Belitung? Sambil berseloroh dirinya berkata akan menyampaikan secara pribadi ke Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Rustam Effendi.
"Untuk (pembangunan infrastruktur) di Belitung nanti akan saya sampaikan sendiri ke Gubernur Belitung," tutupnya sambil diiringi tawa ratusan alumni ITB.
(rni/rrd)











































