Bahkan untuk chief executive officer (CEO) di perusahaan tertentu, tingkat stressnya jauh lebih besar. Apalagi, jika perusahaan melakukan kesalahan, pasti CEO yang disalahkan.
Beberapa waktu belakangan ini, bos-bos besar tersebut tengah mengalami tantangan yang sangat berat dalam bisnisnya. Siapa saja mereka? Berikut ini daftarnya seperti dikutip dari CNBC. Kamis (19/3/2015).
CEO Intel Brian Krzanich
|
|
Intel memprediksi pendapatannya hanya akan mencapai US$ 12 miliar, sedangkan Wall Street agak lebih tinggi yakni US$ 13,2 miliar.
Intel menduga, ini disebabkan karena permintaan yang sangat rendah pada bisnis upgrade komputer, kondisi makro ekonomi yang semakin menantang, dan pelemahan mata uang di Eropa. Namun, semua orang juga tahu, bisnis ini semakin surut karena adanya ponsel pintar.
"ini karena ponsel," kata Jim Cramer. Manager keuangan ini pun mengklaim bahwa 55% penduduk dunia tak bisa hidup tanpa ponsel. Bukan tugas yang mudah bagi CEO Intel untuk menjalankan bisnis dalam kondisi ini.
CEO IBM Virginia Rometty
|
|
"Sangat sulit untuk mendapatkan pertumbuhan yang signifikan, mereka harus memutar otak untuk meningkatkan nilai saham seperti yang dinginkan pemegang saham," katanya.
CEO Uber Travis Kalanick
|
|
CEO Yahoo Marissa Mayer
|
|
CEO GE Jeff Immelt
|
|
Setelah akuisisi perusahaan minyak dan gas sebesar US$ 10 miliar, hari terakhir GE sekarang tengah dipantau. Investor menginginkan lebih banyak lagi unit finansial yang dijual. Dan investor juga menuntut Immelt untuk melakukan berbagai cara untuk mengembalikan sahamnya di atas 30%.
Halaman 2 dari 6










































