Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (19/3/2015).
"Begini, semua warga negara punya hak pada semua jabatan publik, yang penting kompetensi. Jadi kalau saya jadi menteri karena saya warga negara, kamu juga punya kompetensi suatu saat nanti kamu jadi menteri atau jadi apa, jadi dirut BUMN juga tidak apa-apa, asal siap," kata Sofyan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu waktu saya jadi menteri, saya juga mengangkat satu dua orang misalnya di sebuah BUMN satu orang, tapi nggak boleh orang partai politik yang aktif, nggak boleh," jelas Sofyan.
Menurut Sofyan, yang terpenting untuk menjadi komisaris BUMN adalah kompetensi orang yang ditunjuk. Dia mengatakan, pemerintah tidak mengangkat komisaris BUMN karena latar belakang partai politiknya, namun karena kompetensinya.
(dnl/hds)











































