Tanggapi Hasil G7, Inggris Siap Hapus Utang Negara Miskin

Tanggapi Hasil G7, Inggris Siap Hapus Utang Negara Miskin

- detikFinance
Senin, 07 Feb 2005 10:13 WIB
Jakarta - Inggris segera mengambil langkah nyata menghapuskan 100 persen utang 19 negara miskin di dunia. Langkah ini diambil menyusul kesepakatan yang diambil oleh G7 dalam pertemuannya 4-5 Februari lalu. Sikap Inggris untuk segera menghapuskan utang negara miskin itu diumumkan oleh Menteri Keuangan Inggris Gordon Brown seperti dilansir AFP, Senin (7/2/2005).Penghapusan utang ini diperkirakan harus membuat Inggris membayar sekitar 27 juta pound atau sekirat US$ 51 juta. Dan angka ini akan meningkat 80-128 juta pound setahun hingga 2015. Penghapusan utang ini sendiri meliputi sejumlah negara miskin diantaranya Ethiopia, Senegal, Uganda dan Sri Lanka. Dalam rencana penghapusan utangnya, Brown juga mendesak negara-negara donor kaya untuk mengambil alih sebagian utang negara-negara berkembang yang dimiliki oleh Bank Dunia dan African Development Bank dan mengelolanya sendiri. Brown mencontohkan, Inggris akan membayar 10 persen total utang dari separuh negara-negara yang memiliki tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance dan juga strategi pengurangan kemiskinan yang ditetapkan hingga 2015.Sebelumnya dalam pernyataan bersamanya, Minggu (6/2/2005), negara G7 yakni Inggris, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jerman dan AS menyatakan kesediaannya untuk memberikan 100 persen penghapusan utang untuk negara-negara termiskin di dunia. Negara yang paling ngotot untuk meloloskan proposal ini adalah Inggris. Inggris sebelumnya menginginkan negara G7 untuk menghapuskan US$ 80 miliar utang negara-negara miskin kepada IMF, Bank Dunia dan African Development Bank. Sementara pihak yang terlihat keberatan adalah dari AS. AS mengaku penghadapi kendala hukum terkait rencana Brown tersebut atau lebih dikenal sebagai International Finance Facility (IFF). AS menekankan proposal mereka untuk pembatalan utang dan mentransformasikan pinjaman Bank Dunia ke hibah. "Ini untuk pertama kalinya ada penghapusan utang hingga 100 persen diputuskan dalam komunitas G7," ujar Brown dalam konferensi pers usai pertemuan G7 yang berlangsung di London. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads