Catatan Jonan ditanggapi serius oleh βGeneral Manager Bandara Sepinggan Balikpapan, Wendo Asrul Roseβ sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas pengembangan bandara ini.
Wendo mengatakan, penambahan panjang landasan pacu Bandara Sepinggan sudah masuk dalam rencana induk pengembangan bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, ia belum bisa membicarakan detil kapan rencana tersebut akan terealisasi. Karena, saat ini rencana tersebut masih dalam tahap yang sangat awal.
"Masih studi-studi dulu. Soal demand (permintaan penerbangan) yang ke sini (Bandara Sepinggan)," tutur Wendo.
Studi tersebut, lanjut dia diperlukan untuk memastikan bahwa investasi yang dikeluarkan perusahaan dalam hal ini PT Angkasa Pura I sudah tepat. Saat ini kapasitas landasan pacu yang ada masih mencukupi untuk melayani penerbangan yang ada. Bila dikeluarkan investasi baru tanpa ada permintaan yang cukup dikhawatirkan akan menimbulkan pemborosan.
"Kita harus lihat demand dulu. Karena investasi untuk tambah panjang landasan nggak sedikit. Kita harus reklamasi kerena nggak mungkin tambah panjang ke daratan, lahannya sudah nggak ada. Kita harus tambah panjang ke laut. Kalau demandnya nggak ada, nanti investasinya bisa dianggap nggak tepat," tuturnya.
Saat ini Bandara Sepinggan Balik papan melayani sejumlah rute penerbangan yang sebagian besar adalah penerbangan domestik atau dalam negeri. Hanya 2 rute penerbangan internasional yakni ke Singapura dan ke Malaysia. Dalam sehari tercatat ada 190 pergerakan penerbangan dengan jam operasi bandara mulai pukul 08.00 pagi hingga 23.00 waktu setempat.
Penambahan panjang lintasan akan dilakukan bila jumlah pergerakan pesawat sudah mendekati 250 pergerakan. Artinya ada sekitar 125 kali keberangkatan dan 125 kali pendaratan.
"Nanti kalau panjang lintasan menjadi 3.000 meter, yang bisa dilayani bisa sampai 300 pergerakan. Tapi untuk sekarang, Kapasitas landasan pacu masih cukup," pungkas dia.
(dna/ang)










































