Usai pertemuan bilateral, Jokowi menyampaikan hal itu dalam pernyataan pers bersama di Small Conference Room, Kantor PM Jepang, Tokyo, Senin (23/5/2015). Hadir juga PM Abe. Keduanya menggunakan bahasa negara masing-masing saat berbicara.
"Agar semakin banyak investor Jepang yang mau investasi di Indonesia terutama di bidang-bidang yang mungkin bisa dikerjasamakan," kata Jokowi dalam bahasa Indonesia yang diterjemahkan ulang ke dalam bahasa Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga tadi muncul kesepakatan promosi investasi Indonesia-Jepang," sambung Jokowi.
Jokowi berpromosi, pembangunan infrastruktur di Indonesia dalam 5 tahun ke depan akan meningkat pesat. Salah satu fokus pertemuan ini memang membahas soal promosi dan investasi.
Sebelum jumpa pers, digelar juga sejumlah penandatangan MoU. Mulai dari sektor pertahanan yang diwakili Menteri Pertahanan Ryamizad Ryacudu, investasi dengan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, dan promosi oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani.
(mok/hds)











































