Begini Caranya Agar Ekonomi RI Bisa Tumbuh di Atas 6%

Begini Caranya Agar Ekonomi RI Bisa Tumbuh di Atas 6%

- detikFinance
Selasa, 24 Mar 2015 13:10 WIB
Begini Caranya Agar Ekonomi RI Bisa Tumbuh di Atas 6%
Ilustrasi industri manufaktur
Jakarta - Indonesia mengalami puncak pertumbuhan ekonomi tertinggi pasca krisis 1998 pada 2010-2012 dengan rata-rata di atas 6%. Kemudian turun menjadi 5,6% pada 2013 dan terus menurun sampai sekarang.

Edimon Ginting, Wakil Kepala Perwakilan Bank Pembangunan Asia (ADB) untuk Indonesia, mengatakan Indonesia punya potensi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 6%. Kuncinya adalah memulihkan kinerja ekspor.

"Pertumbuhan ekonomi 6% itu terjadi kalau kita sukses dalam ekspor," ungkapnya dalam diskusi Asian Development Outlook 2015 di Hotel Intercontinental, Jakarta, Selasa (24/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masalahnya, lanjut Edimon, sebagian besar ekspor Indonesia adalah komoditas mentah. Sehingga kala harga komoditas dunia jatuh, ekspor pun ikut terpengaruh. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi pun melambat.

Oleh karena itu, tambah Edimon, Indonesia perlu mengalihkan orientasi ekspor menjadi produk manufaktur. Dengan begitu, produk Indonesia memiliki keunggulan dan bisa berkompetisi dengan negara lain.

"Kendaraan bermotor, tekstil, produk olahan mineral. Story ini perlu diperbesar ke depan. Kita tidak ada pilihan selain mengoptimalkan produk manufaktur," tegasnya.

Dengan demikian, menurut Edimon, pertumbuhan ekonomi yang tercipta pun lebih berkualitas. Industri manufaktur yang tumbuh tentunya akan membuka banyak lapangan kerja, sehingga pengangguran dan kemiskinan bisa berkurang.

"Kalau batu bara dan komoditas lain itu ekspornya tinggi tapi nggak banyak berikan lapangan kerja. Beda dengan manufaktur, akan banyak tenaga kerja yang dibutuhkan nantinya. Sehingga muncul lah ekonomi berkualitas," paparnya.

(mkl/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads