Pemerintah Masih Pertimbangkan Waktu Kenaikan Harga BBM
Senin, 07 Feb 2005 16:48 WIB
Jakarta -
Pemerintah hingga saat ini ternyata belum bisa memastikan kapan tepatnya kenaikan harga BBM diberlakukan. Namun sebelum memutuskan kenaikannya, pemerintah akan terlebih dahulu berkonsultasi dengan DPR.Demikian disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro kepada wartawan usai raker dengan Komisi VII DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/2/2005).Rapat kerja antara Komisi VII dan Menteri ESDM sendiri menghasilkan kesepakatan, bahwa menteri dan instansi terkait akan membahas bersama dengan Komisi VII DPR RI tentang harga dan subsidi BBM pada 17 Februari. Selain itu Komisi VII juga meminta pemerintah melalui Menteri ESDM agar para pejabat pemerintah tidak mem-blow up persentasa kenaikan harga BBM sebelum diputuskan agar tidak mengakibatkan terjadinya kenaikan harga barang dan jasa. Menanggapi permintaan untuk membahas bersama dengan DPR tentang kenaikan BBM pada 17 Februari, Purnomo meminta sebaiknya tanggalnya tidak dipatok. "Kenaikan BBM sudah saya sampaikan ke Komisi VII bahwa secepatnya kita akan dapat kepastian mengenai kapan dan besarnya. Tapi kami minta tanggal jangan di lock up pada 17 Februari karena selama ini belum ada tanggal kepastiannya," kata Purnomo.Lebih lanjut Purnomo mengakui bahwa rencana kenaikan harga BBM itu telah memacu tingginya inflasi. "Memicu inflasi itu benar, tapi kami sudah sampaikan skenario. Tapi sampai saat ini belum ada kepastiannya," tegasnya.Mengenai kapan tepatnya waktu kenaikan harga BBM, Purnomo mengungkapkan waktunya akan diputuskan secara integral oleh pemerintah. "Karena pemerintah bukan hanya DESDM, juga lihat gejolak inflasinya ada saat mana yang tepat dan adanya stok yang aman serta pemberian dana kompensasi sosialnya," demikian Purnomo.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































