Para penjual produk UKM seperti produk kerajinan, batik, ukiran, gantungan kunci, lukisan, kebaya, patung hiasan dan lain-lain hanya bisa mengandalkan kunjungan khusus dan tamu-tamu dalam acara tertentu yang biasanya terjadi pada akhir pekan.
Gedung untuk memfasilitas produk UKM ini tak hanya tersedia tempat galeri pameran UKM saja. Di beberapa lantai gedung, terdapat sejumlah perkantoran seperti agen perjalanan, lembaga pemerintah yaitu Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Selain itu, tamu-tamu dari perkantoran yang kadang menjadi pembeli produk UKM di gedung ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari libur, biasanya pameran produk UKM di SMESCO ramai karena kedatangan tamu pernikahan yang singgah ke booth-booth mereka. Pasalnya, di lantai 4 gedung ini, pengelola menyewakan gedung untuk acara pernikahan.
"Kalau Sabtu-Minggu ramai, kan ada wedding, mampir ke sini. Juga kalau ada kunjungan turis-turis atau kunjungan khusus lainnya," kata penjaga produk UKM tersebut di lokasi pameran, Jumat (27/3/2015).
Acara-acara khusus yang berlangsung setiap pekan menjadi tumpuan pasar para pedagang UKM di pameran yang berlangsung setiap hari ini. Saat hari kerja, mereka mengandalkan pasar dari tamu-tamu perkantoran dan kunjungan khusus. Selain itu juga di kompleks gedung ini sering diadakan pameran lain seperti job fair.
Meski sepi setiap hari kerja, dalam sehari para penjual tetap mendapatkan omzet walaupun tak sebesar akhir pekan. Ia merahasiakan berapa besarannya, wanita itu mengakui setiap hari pasti ada barang yang laku terjual.
"Pasti ada yang laku. Setiap hari kita selalu ada omzet," tutupnya.
Menggunakan nama operasional Smesco Indonesia Company, yang merupakan lembaga profesional untuk membantu mempromosikan dan memasarkan produk-produk KUKM agar mampu bersaing dalam pasar global.
(zul/hen)











































