Hari kedua kunjungan kerja di Mamuju, Jonan didampingi Dirjen Perhubungan Laut Boby Mamahit, Direktur Bandar Udara Kemenhub Agus Santoso serta pejabat Kemenhub lainnya.
Dalam blusukannya, Jonan memeriksa Terminal Kedatangan dan Keberangkatan, serta mesin Walk Trough Metal Detector di bandara yang jaraknya 27 kilometer dari kota Mamuju ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyinggung soal Bandara Mamuju, Jonan juga menyinggung soal pengembangan Pelabuhan Belang-belang yang dikunjunginya kemarin sore (29/3).
"Pelabuhan harus diperbaiki, harus tahun ini diperbaiki, anggaran tahun ini Rp 125 miliar, seperti penambahan panjang dermaga, masak pelabuhannya belum ada alat crane-nya, ini kayak pelabuhan masa kecil saya saja," pungkas Mantan Dirut PT KAI ini.
Usai blusukan di Sulbar, Jonan dan rombongannya langsung kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat kalibrasi Hawker 900XP PK-CAR. Rencana kunjungannya di Kendari, Sulawesi Tenggara, terpaksa ditunda dengan alasan Jonan harus mengikuti Rapat Kabinet di Istana Negara siang nanti.
(mna/ang)











































