Amran mengaku pihaknya tidak mengetahui soal impor bahan pangan tersebut. Pasalnya, Kementan tidak mengeluarkan izin impor.
"Saya nggak tahu, datanya dari mana? Yang jelas, kita tidak keluarkan izin impor," kata Amran di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Kamis (2/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya beras khusus untuk diabetes. Cuma untuk beras khusus tersebut kita belum keluarkan rekomendasi," ujarnya.
Amran menegaskan pemerintah dalam waktu dekat belum memiliki rencana menerbitkan izin impor untuk komoditas pangan seperti jagung, kedelai, dan beras.
"Kalau beras belum ada rencana impor. Kedelai dan jagung belum kita keluarkan izin impor," sebutnya.
(feb/hds)










































