Tak Layak Dipakai, Eks Tol Bakrie Harus Dirombak

Tak Layak Dipakai, Eks Tol Bakrie Harus Dirombak

- detikFinance
Sabtu, 04 Apr 2015 19:04 WIB
Tak Layak Dipakai, Eks Tol Bakrie Harus Dirombak
Palimanan - Pengerjaan Jalan Tol Cikampek-Palimanan (Cikapali) mendapat pujian baik dari sisi perkembangan pembangunan maupun kualitas hasil pekerjaannya dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Namun tidak demikian halnya dengan ruas jalan tol Kanci-Pejagan yang masih sama-sama bagian dari ruas tol Trans Jawa.

Dua ruas tol yang persis bersebelahan ini bahkan bagai bumi dan langitβ€Ž. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Ghani Ghazali mengatakan, ruas jalan tol Kanci-Pejagan sangat buruk kualitas jalannya.

"IRI (International Roughness Indeks/tingkat kekesatan jalan)-nya kurang sehingga enggak nyaman kalau dilalui. Makanya kita minta dia β€Žbongkar dan perbaiki," ujar dia kala mendampingi blusukan Basuki di lokasi pembangunan tol Cikampek-Palimanan, Sabtu (4/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tol Kanci-Pejagan di Jawa Tengah dibangun oleh PT Semesta Marga Raya yang dahulu di bawah naungan PT Bakrie Tol Road. Saat ini, kepemilikannya sudah berpindah tangan dan berganti nama menjadi PT MNC Infrastructure.

Jalan tol ini sempat beroperasi namun setelah dilakukan pemeriksaan langsung oleh tim BPJT ke lokasi tol tersebut didapati banyak kerusakan yang terjadi di sepanjang badan jalan dan dianggap tidak laik untuk dilalui.

BPJT pernah memberikan peringatan untuk melakukan perbaikan tapi tak kunjung dikerjakan sehingga lembaga pengatur dan pengawas jalan tol ini lantas menjatuhkan status default alias cidera janji dan tol ini pun dilarang beroperasi hingga jalan diperbaiki.

"Kami berikan waktu 90 hari dan ini sudah berjalan 30 hari," tegas dia.

Ruas tol Kanci-Pejagan sebenarnya masuk menjadi salah satu ruas tol yang dijadwalkan akan mengalami penyesuaian tarif pada akhir tahun ini berdasarkan perhitungan tingkat inflasi.

Dua jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa. Ada pun urutan rangkaian Trans Jawa sebagai berikut:

Merak-Tangerang, Tangerang-Jakarta, Jakarta-Cikampek, Cikampek-Palimanan, Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Kertosono, Kertosono-Mojokerto, Mojokerto-Surabaya, Surabaya-Gempol, Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggoβ€Ž, Probolinggo-Banyuwangi.

(dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads