Belahan Dada Pelayan Bikin Restoran Ini Laris Manis

Belahan Dada Pelayan Bikin Restoran Ini Laris Manis

- detikFinance
Kamis, 09 Apr 2015 06:49 WIB
Belahan Dada Pelayan Bikin Restoran Ini Laris Manis
Foto: CNBC
Jakarta - Makan di restoran adalah hal yang biasa. Tapi di restoran semacam ini, Anda akan melihat hal-hal 'besar'. Kadang besar dalam arti yang sesungguhnya.

Di Amerika Serikat (AS), salah satu bisnis restoran dengan pertumbuhan paling kinclong adalah konsep yang disebut 'breastaurant'. Breast di sini mungkin bukan merujuk ke dada ayam, tetapi belahan dada perempuan.

Ya, di restoran ini Anda akan melihat pemandangan yang berbeda. Para pramusaji perempuan alias waitress di breastaurant. menggunakan pakaian yang 'menantang'. Biasanya menonjolkan belahan payudara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Breastaurant yang paling populer di AS adalah Hooters. Mengikuti kesuksesan Hooters, kini breastaurant semakin menjamur di Negeri Paman Sam.

Salah satunya adalah Twin Peaks, alias puncak kembar. Silakan artikan sendiri ke mana arahnya.

Mengutip CNBC, Rabu (8/4/2015), tahun lalu penjualan Twin Peaks naik sampai 45%. Pertumbuhan ini menduduki peringkat puncak di bisnis restoran, menurut laporan Technomic.

Kemudian ada juga Tilted Kilt and Fogo de Chao. Senada dengan si puncak kembar, pertumbuhan penjualan kedua jaringan breastaurant ini menduduki peringkat 5 besar.

Tilted Kilt membukukan pertumbuhan penjualan 19% tahun lalu. Fogo de Chao juga mampu mencapai pertumbuhan penjualan 19%.

Kristen J Colby, Senior Director Marketing di Twin Peaks, mengatakan Twin Peaks pada dasarnya adalah bar olahraga. Di tempat semacam ini, biasanya para laki-laki berkumpul menonton pertandingan olahraga bersama-sama sambil ditemani minuman dan camilan.

Tilted Kilt juga demikian. Namun, breastaurant ini mengusung tema berbau keltik khas Irlandia.

"Saya rasa orang-orang ingin yang lebih. Bila seseorang sudah bekerja keras mencari nafkah, tentu mereka ingin mendapatkan makanan yang enak dan terhibur dalam waktu yang bersamaan," tutur Ron Lynch, pendiri Tilted Kilt.

Lynch menegaskan, breastaurant yang didirikannya tidak sekedar menjiplak Hooters. Pasalnya, para pramusaji di Tilted Kilt harus bisa menggunakan seragam yang sudah ditentukan.

"Kami membuat ukuran XS, S, dan M. Tidak ada L," ujar Lynch.

Darren Tristano, Executive Vice President Technomic, menilai memberikan pelanggan pengalaman yang berbeda adalah kunci untuk membedakan satu breastaurant dengan yang lain.

"Anda harus menawarkan sesuatu yang unik, berbeda, dan lebih baik jika ingin memperoleh bisnis yang berkelanjutan dan terus tumbuh," kata Tristano.

(hds/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads