"Mudah-mudahan perusahaan ini terus berkembang dan mendapatkan nilai tambah sehingga bisa mendukung program pemerintah," kata Gobel yang mengenakan kemeja ungu saat membuka acara di lokasi, Kamis (9/04/2015).
Turut hadir dalam acara di antaranya beberapa petinggi Kamadjaja Logistics seperti CEO Kamadjaja Logistics Ivan Kamadjaja, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan Srie Agustina, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, dan GM Strategy & Initiative Management Office Kamadjaja Logistics Jimmy Sudirgo.
Gobel berharap, adanya K-Log Park yang dibangun Kamadjaja Logistics dapat membantu pemerintah menurunkan biaya logistik di Indonesia. Menurut Gobel saat ini rata-rata biaya logistik di Indonesia cukup tinggi di ASEAN yaitu 24% dari nilai GDP.
"Ketika saya melihat tempat ini, bagaimana ada upaya perusahaan untuk menurunkan cost logistic sehingga biaya logistik bisa lebih kompetitif di pasar domestik dan pasar internasional. Biaya logistik kita cukup besar yaitu 24% dan kita berusaha menurunkan biaya logistik tersebut sehingga biaya produk yang diterima konsumen bisa jauh lebih rendah," tuturnya.
Kawasan K-Log Park Cibitung dibangun di atas lahan 18 hektar yang diklaim sebagai kompleks logistik terpadu dan terbesar di Indonesia. Total investasi yang akan dikeluarkan secara keseluruhan untuk membangun pusat logistik terpadu ini senilai lebih dari Rp 500 miliar.
K-Log Park Cibitung menyediakan berbagai fasilitas logistik terlengkap mulai dari warehousing and distribution, domestic and international freight forwading, land transport, container yard, serta toll manufacturing and value added service dengan sarana penunjang fasilitas infrastruktur modern.
Berdiri di lokasi yang cukup strategis yaitu tepat di pinggir akses keluar pintu tol Cibitung I. Selain itu K-Log Park Cibitung dapat diakses melalui tiga jalan tol yaitu Jakarta Out Ring Road (JORR) I, JORR 2 dan Cikampek sehingga dapat mempersingkat jarak dari Pelabuhan Tanjung Priok.
Pada tahap awal, proyek pembangunan yang sudah rampung dibangun perusahaan sebesar 3,3 hektar dari 18 hektar total luas areal. Mulai dibangun tahun 2014 dan rampung awal tahun 2015.
Kamadjaja Logistics juga diklaim sebagai perusahaan dengan national network terbesar di Indonesia. Memiliki ada 24 distribution center di 17 kota serta 355 destination points (kota tujuan).
"Kita menyediakan layanan integrated service seperti warehousing and distribution, domestic and international freight forwading, land transport, container yard, serta toll manufacturing and value added. Untuk pelayanan logistik terpadu ya kita terbesar di Indonesia," tambah GM Strategy & Initiative Management Office Kamadjaja Logistics Jimmy Sudirgo di tempat yang sama.
(wij/ang)











































