Mensos: Kasus Perceraian di Purbalingga Turun Karena Batu

Mensos: Kasus Perceraian di Purbalingga Turun Karena Batu

- detikFinance
Selasa, 14 Apr 2015 11:10 WIB
Mensos: Kasus Perceraian di Purbalingga Turun Karena Batu
Jakarta - Pagi ini, Selasa (14/03/2015) Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa membuka rapat koordinasi nasional verifikasi dan validasi data kemiskinan 2015. Acara rapat kali ini berlangsung di Redtop Hotel, Jalan Pecenongan No 72, Jakarta.

Acara yang awalnya dimulai pada pukul 08.00 WIB baru dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB. Sebelum membuka acara, Khofifah mengakui terlebih dahulu mengadakan rapat tertutup dengan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Menteri Desa Pembangunan, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jaafar. Salah satu yang dilaporkan Khofifah adalah tingkat kasus perceraian di Kabupaten Purbalingga turun drastis.

"Tadi di ruangan saya sampaikan ke ibu Menko PMK, kesejahteraan keluarga dipengaruhi faktor tanggung jawab pencari nafkah yang kurang. Dalam kunjungan kerja kami ke Purbalingga, kasus gugatan cerai turun signifikan karena sang bapak memiliki profesi baru yaitu gosok batu," kata Khofifah yang disambut tawa Menko PMK Puan Maharani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khofifah menjelaskan, demam batu akik di Kabupaten Purbalingga cukup besar. Bahkan faktanya demam bisnis batu akik merata hingga ke jajaran pejabat Kementerian Sosial (Kemensos).

"Jadi batu ini sudah menjadi borderless (tanpa batas), dari tukang sapu di Purbalingga hingga pejabat eselon I," tambahnya.

Secara umum demam batu akik juga menyebar hampir ke seluruh kota dan provinsi. Maka tidak heran Khofifah menyebut Indonesia kembali ke zaman batu.

"Kita seperti menjadi kembali ke zaman batu," cetus Khofifah sambil tertawa.

(wij/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads