"Bapak-Ibu tadi cerita banyak pelanggaran di sini-situ, ada permainan pupuk, benih dan sebagainya, kalau ada pejabat Kementan yang bermain, ada buktinya, Bapak-Ibu kan tahu nomor HP saya, cukup SMS saya, langsung saya pecat orangnya," ujar Amran saat rapat dengan anggota Komite II DPD di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2015).
Amran menegaskan, tak hanya anak buah. Pihak mana pun yang bermain dengan pupuk, benih, hingga traktor subsidi akan dibawa ke jalur hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengakui, masih banyak masalah di sektor pertanian, salah satunya soal penemuan 170.000 ton pupuk oplosan di Jawa. "Itu sudah diproses hukum juga dan orangnya sudah dipenjara," katanya.
Contoh lainnya, dalam beberapa bulan terakhir ini, ada 24 kasus penyimpangan pupuk bersubsidi, dan sudah dalam penanganan pihak TNI dan Kepolisian.
(rrd/dnl)











































