Hari ini, delegasi pengusaha dari Polandia berkunjung ke Indonesia termasuk melakukan pertemuan dengan Menperin di Kemenperin. Saleh Husin membuka peluang bagi para pengusaha Polandia untuk mau berkontribusi menyediakan pasokan listrik dengan berinvestasi di Indonesia.
"Indonesia membuka pintu bagi investor dari negara maju, seperti Polandia untuk menanamkan modalnya. Jadi, kita berharap mereka tidak hanya membawa masuk dananya tapi juga teknologi," kata Saleh dalam keterangannya, Kamis (16/4/2015).
Pemerintah Indonesia melakukan pertemuan dengan delegasi Polandia dalam acara Made in Polandia di Hotel Borobudur, Jakarta, pagi tadi. Acara tersebut merupakan upaya mempromosikan dan meningkatkan kerja sama perdagangan serta investasi kedua negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bertemunya delegasi Pemerintah dan Pebisnis dari Polandia ini, lanjut Menperin, diharapkan berlanjut ke penjajakan dan realisasi penanaman modal di kawasan-kawasan industri yang sedang dibangun di Indonesia tersebut di atas untuk mengisi kebutuhan pasar domestik yang terus berkembang.
"Kawasan industri ini tentu saja memerlukan penyediaan listrik. Dalam kurun waktu 2015 – 2019, Indonesia memerlukan sumber daya listrik sebesar 35,5 GW," tambah Menperin.
Saleh melanjutkan, diperkirakan kebutuhan energi 14 kawasan industri yang sebagian besar berada di Indonesia timur seperti Sulawesi, Maluku, Papua, selain Sumatera dan Kalimantan serta Gresik di Jawa Timur.
Misalnya, kawasan industri di Teluk Bintuni, Papua Barat membutuhkan 300 Mega Watt (MW), Morowali di Sulteng 2000 MW, Konawe di Sultra memerlukan pembangkit berkapasitas 2x1000 MW.
Sedangkan kawasan industri Batulicin Kalsel diperhitungkan memerlukan 2650 MW dan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik butuh pasokan 420 MW untuk peleburan tembaga dan produksi permesinan.
Sore ini, rombongan delegasi Polandia bersama Dubes RI untuk Polandia Peter F Gontha kembali menyambangi Saleh Husin di kantor Kementerian Perindustrian untuk pembicaraan lebih lanjut.
(zul/hen)











































