Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menuturkan, pada Januari-Maret 2014, ekspor ke swiss adalah US$ 15 juta. Sehingga peningkatan yang terjadi adalah lebih dari 30 kali lipat.
"Tahun 2014, periode Januari-Maret itu ekspor ke swiss US$ 15 juta. Kemudian saya ke Davos (Swiss) awal tahun saat agenda World Economic Forum, dan berbicara dengan pemerintah sana untuk upaya meningkatkan ekspor," kata Gobel dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (16/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini bukti yang sudah kita lakukan untuk mendorong ekspor," ujarnya.
Gobel menambahkan, upaya yang sama serupa akan dipraktekkannya saat perhelatan World Economic Forum di Jakarta pada 19-21 April 2015. "Serupa dengan Swiss, kita akan juga mencoba dengan negara lain," sebutnya.
Begitu juga dalam perhelatan peringkatan Konferensi Asia-Afrika. "Momen ini harus dimanfaatkan. Apalagi banyak negara, seperti Afrika itu adalah pasar yang sangat bagus untuk ekspor produk Indonesia," terangnya.
Selain Swiss, peningkatan ekspor secara tahunan (year-on-year) juga terjadi untuk Taiwan yaitu naik 13,2%. Kemudian Vietnam (13,2%) dan Arab Saudi (13,7%).
(mkl/hds)











































