KAI Siapkan 29.756 Kursi Kereta/Hari Buat Musim Mudik 2015

KAI Siapkan 29.756 Kursi Kereta/Hari Buat Musim Mudik 2015

- detikFinance
Jumat, 17 Apr 2015 12:56 WIB
KAI Siapkan 29.756 Kursi Kereta/Hari Buat Musim Mudik 2015
Senior Manager Corporate Communication KAI DAOP I, Bambang S Prayitno
Jakarta - Moda kereta api tampaknya masih menjadi favorit bagi masyarakat pada musim mudik 2015. Akibat tingginya minat masyarakat, ada rute-rute padat seperti dari Jakarta ke Jawa Timur dan Jawa Tengah telah terjual 100% pada H-10.

Berapa jumlah kursi yang disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada musim mudik 2015?

Senior Manager Corporate Communication KAI DAOP I Jakarta Bambang S Prayitno menjelaskan, pihaknya setiap hari menyediakan sampai 29.756 kursi kereta. Kursi ini, belum termasuk rencana alokasi KA tambahan untuk angkutan lebaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita setiap hari (H-10 sampai H+10) menyediakan 10.100 kursi kelas eksekutif, 4.800 kursi kelas bisnis, dan 14.856 kursi kelas ekonomi," kata Bambang saat berbincang di kantor DAOP I KAI, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2015).

Pada musim lebaran kali ini, KAI membuka 61 perjalanan kereta reguler. Jumlah ini naik dari periode sebelumnya yaitu 54 perjalanan.

"KA reguler ada 34 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 27 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen setiap harinya," ujar Bambang.

Bambang menambahkan, destinasi favorit bagi para pemudik ialah tujuan Yogyakarta dan Solo. Tingkat isian kereta dari H-10 sampai H-1 bisa dinilai sudah ludes. Mayoritas tiket yang terjual ialah kelas ekonomi.

"Ada tiket sudah habis umumnya ke Yogya. Misal KA Mataremaja, Brantas, Bengawan, Tawang Jaya. Dari H-10 occupancy sudah 100%," jelasnya.

Meski demikian, ada rute-rute yang belum terjual 100% seperti tujuan Bandung, Tegal, hingga Cirebon. Bila dilihat, kota-kota tersebut relatif tidak terlalu jauh dengan Jakarta.

"Nggak semua KA habis total. Misal ke Cirebon, Tegal, Bandung, untuk H-10 sampai H-1, masih ada yang tersedia 20%-80%," ujarnya.

KAI, kata Bambang, masih melakukan evaluasi untuk menentukan kuota kereta tambahan. Tahun lalu saja, KAI membuka 14 perjalanan kereta tambahan per hari.

"Sekarang evaluasi penambahan rute favorit. Agar penambahan perjalan rute efektif dan efisien. Jangan sampai jalankan KA tambahan tapi kosong," tuturnya.

(feb/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads