Proyek Kereta Rel Listrik (KRL) Bandara Soekarno-Hatta mulai dibangun Juli 2016. KRL yang dibangun PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Angkasa Pura (AP) II ini bisa beroperasi akhir 2016.
Direktur Keuangan KAI, Kurniadi Atmosasmito, mengatakan kebutuhan dana proyek ini mencapai Rp 2,5 triliun. Dananya ini naik dari perkiraan semula karena adanya tambahan saat pembebasan lahan.
"Pembebasan lahan sudah clear semua, tinggal sertifikasi dari BPN (Badan Pertanahan Nasional). Rencana dibangun Juli ini, selesai akhir 2016," ujarnya usai MoU di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (20/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi nanti di Manggarai dibangun apron khusus untuk KRL ke stasiun bandara. Di Sudirman Baru dibangun khusus, nanti ada parkir yang bisa memuat sampai 250 mobil.
Hari ini, empat bank sudah mengucurkan kredit sebesar Rp 2 triliun untuk proyek KRL ini. Empat bank tersebut adalah, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA).
(ang/dnl)










































