Menhub Kaji Ulang Soal Rel Kereta Ekspres Bandara Soekarno-Hatta

Menhub Kaji Ulang Soal Rel Kereta Ekspres Bandara Soekarno-Hatta

- detikFinance
Senin, 20 Apr 2015 19:55 WIB
Menhub Kaji Ulang Soal Rel Kereta Ekspres Bandara Soekarno-Hatta
ilustrasi:CRH China
Jakarta - Pemerintah melalui kerjasama dengan swasta akan membangun kereta ekspres Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Kereta ini diharapkan bisa terintegrasi dengan jaringan kereta listrik (KRL) yang juga akan disambungkan ke Bandara Soekarno-Hatta.

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengatakan pihaknya akan melakukan review ulang tentang rel KA Ekspres. Ia meminta agar rel KA Ekspres bukan didesain dedicated atau khusus untuk gerbong kereta ekspres saja. Namun bisa dilalui kereta lain termasuk KRL bandara, sehingga ukuran rel kereta ekspres harus seragam dengan rel saat ini.

"Lebar rel saya mau sama. Nanti kalau kereta ada masalah, itu bisa nyambung (dengan KRL) dan bisa dipakai. Kemudian Supaya dipo (parkir kereta) yang ada, bisa dipakai semua. Sehingga kalau lebar rel beda jadi nggak bisa dipakai," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek kereta ekspres bandara ditawarkan dengan skema kerja sama pemerintah swasta (Public-Private Partnership/PPP). Proyek ini memiliki 6 stasiun yakni Halim-Manggarai-Dukuh Atas-Tanah Abang-Pluit-Bandara Soetta.

Jalur kereta bandara yang membentang sepanjang 33,68 km tersebut akan dibangun melayang (elevated) dan bawah tanah (underground). Total lahan yang diperlukan untuk mendukung proyek ini seluas 20 hektar. Untuk membangun proyek ini, setidaknya diperlukan dana senilai US$ 2 miliar atau sekitar Rp 24 triliun.

Sebelum proyek ini mulai dibangun pada 2015, pemerintah yang dibantu PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) melakukan konsultasi publik. Konsultasi ini dilakukan dengan cara penyebaran angket, focus group discussion, konsultasi tatap muka, hingga on-site survey. Pemerintah melakukan penjelasan dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak seperti akademisi, media massa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), penumpang pesawat, hingga masyarakat yang terdampak.

Pemerintah menyiapkan dua moda transportasi kereta dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang. Selain KRL, ada juga kereta ekspres.

Kereta pertama ialah KRL Commuter yang sedang dibangun secara keroyokan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dibantu pemerintah. Kereta kedua adalah kereta ekspres rute Bandara Internasional Soekarno- Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma sepanjang 33 km.

(feb/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads