Hal ini ditegaskan Basuki dalam acara bertajuk Konsultasi Regional 2015 dengan tema Mempercepat Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang Andal Menuju Pembangunan yang Berkualitas ini akan berlangsung selama dua hari 21-22 April 2015.
Hadir dalam perhelatan akbar ini dari mulai pejabat eselon I setingkat Direktur Jenderal, Deputi hingga Kepala Badan Kementerian PUPR. Hadir pula 835 orang peserta perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Daerah, Balai Besar hingga Satuan Kerja seluruh Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sedang disiapkan. Kementerian PUPR tidak ingin lagi ada kenaikan jabatan urut kacang. Siapa punya prestasi, dia berhak naik jabatan," tegas Basuki.
Basuki ingin mengajak para jajaran anak buahnya untuk mengubah konsep pemikiran. Ia berharap para pejabat di pusat dan daerah tak perlu khawatir dengan sistem mutasi, rotasi, dan promosi.
"Jangan karena dimutasi lalu berpikir 'waduh'. Itu pemikiran kuno. Justru kalau dapat mutasi harusnya senang. Karena kata Mario Teguh kalau kita dipindahkan berarti kita disiapkan untuk posisi yang lebih besar," katanya.
Mantan PNS PUPR karir ini menegaskan para jajaran satuan kerja di kementeriannya harus bekerja keras.
"Jadi bila sekali saja jadi kepala satker, jangan anggap lalu Anda bisa duduk santai. Anda harus berdiri, bersiap bekerja keras," katanya.
(hen/hds)










































