"Saya dengar sudah ada beberapa wilayah yang panen, terus dibilang bahwa Bulog belum masuk jadi kita langsung saja datang ke daerah dan tidak memberitahukan Bulog, sehingga saya tahu kalau daerah itu belum didatangi," kata Rini yang ikut melakukan selamatan bersama petani sebelum ikut memanen di sawah, Selasa (21/4/2015).
Menurut dia, tujuan kedatangannya secara mendadak tersebut untuk melihat apakah Bulog sudah hadir untuk membeli gabah dan beras dari petani. Karena banyak yang mengeluh Bulog belum hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, tujuan utama Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni menekankan ketahanan pangan terutama di sektor beras. Maka dari itu pihaknya berusaha untuk dapat menyerap hasil panen dari petani.
"Kita harus betul-betul bisa menyerap panen dari petani dengan harga yang memadai tentunya supaya petani mau terus menanam. Kalau harga tidak memadai dan mereka tidak mau lagi menanam ini akan menyulitkan kita untuk swasembada pangan. Maka kita cek terus ke lapangan," ujarnya.
Menurut Rini, tugas Bulog adalah mendukung para petani sekaligus menstabilkan harga sehingga konsumen tidak terlalu terbebani dengan harga beras yang terus naik.
"Seharusnya Bulog tetap dapat menjaga kestabilan harga di konsumen tapi juga kestabilan harga di petani, karena kalau di petani harga tidak stabil tidak memadai mereka tidak akan menanam lagi," ungkap dia.
(arb/ang)











































