KAI membebaskan lahan milik warga hingga fasilitas umum untuk rute baru jalur ganda KA Bandara, dari Stasiun Batuceper (Tangerang) sampai Stasiun Bandara Soekarno-Hatta sepanjang 12,1 km. Total lahan yang dibebaskan mencapai 32 hektar.
"Lahan sudah clear. Artinya penduduk sudah bersedia untuk tinggalkan rumahnya guna dilakukan pembangunan KA Bandara," kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro saat ditemui di Kantor JRC, Komplek Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang lagi dihitung sama BPN. Nanti BPN serahkan ke kita. Bulan Mei dibayar," jelasnya.
Proses pembangunan KA Bandara direncanakan dimulai pada Juli 2015 setelah proses pembayaran lahan. Kereta yang memakai tenaga listrik tersebut ditargetkan bisa beroperasi akhir 2016.
Total panjang jalur KA Bandara yang membentang dari Stasiun Manggarai hingga Stasiun Bandara Soetta mencapai 36,3 km.
(hen/dnl)











































