Bank Dunia dan ADB Dikritik Jokowi, Tapi RI Punya Utang Triliunan Rupiah

Bank Dunia dan ADB Dikritik Jokowi, Tapi RI Punya Utang Triliunan Rupiah

- detikFinance
Rabu, 22 Apr 2015 10:35 WIB
Bank Dunia dan ADB Dikritik Jokowi, Tapi RI Punya Utang Triliunan Rupiah
Jakarta - Dalam sambutannya di peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA), Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan kritik keras terhadap 3 institusi keuangan dunia. Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Pembangunan Asia (ADB) dinilai mewarisi tatanan dunia lama, sehingga harus ada reformasi.

"Pandangan yang mengatakan bahwa persoalan ekonomi dunia hanya bisa diselesaikan oleh Bank Dunia, IMF (Dana Moneter Internasional), dan ADB (Bank Pembangunan Asia) adalah pandangan usang yang perlu dibuang," tegas Jokowi di Jakarta Convention Center, Rabu (22/4/2015).

Jokowi menilai negara-negara berkembang, terutama di kawasan Asia dan Afrika, harus membangun kekuatan ekonomi baru. Dengan begitu, dominasi negara-negara kaya atas negara miskin dan berkembang bisa dikikis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski Jokowi mengkritik keras Bank Dunia dkk, tetapi Indonesia masih punya utang yang cukup besar kepada lembaga-lembaga tersebut.

Mengutip data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, utang Indonesia kepada Bank Dunia sampai 2014 tercatat sebesar Rp 9,22 triliun. Jumlah utang Indonesia ke institusi tempat mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bekerja ini cenderung menurun setiap tahunnya.

Pada 2010, utang Indonesia ke Bank Dunia masih Rp 15,34 triliun. Kemudian turun menjadi Rp 10,76 triliun pada 2011, Rp 8,62 triliun pada 2012, tetapi sempat naik menjadi Rp 9,6 triliun pada 2013.

Sementara pada 2015 sampai Maret, belum ada realisasi penarikan utang ke Bank Dunia.

Lalu ke ADB, sampai tahun lalu jumlah utang Indonesia adalah Rp 4,86 triliun. Berikut perkembangan utang Indonesia kepada ADB sejak 2010:

  • 2010: Rp 6,39 triliun.
  • 2011: Rp 3,63 triliun.
  • 2012: Rp 5,81 triliun.
  • 2013: Rp 4,9 triliun.
  • 2014: Rp 4,86 triliun.
Mau tahu siapa pemberi utang terbesar ke RI? Anda bisa klik di sini.


(hds/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads