"Kita jajaki usulan PMN. Proyek infrastruktur yang diprogramkan pemerintah sekarang diantaranya listrik, transportasi, air minum. Kita juga diminta bangun bandungan, bendungan bisa dipakai PLTA. Usulan PMN, berdasarkan perhitungan equity 30%, pinjaman 70%. Kisaran (PMN) Rp 5-6 triliun," kata Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo saat RUPS di Kantor Pusat WIKA, Jakarta, Rabu (22/4/2015).
Bintang mengaku perseroan sedang melakukan pembicaraan dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan untuk membahas usulan PMN.
"Kita sedang bahas. Kami bolak-balik ke Kemenkeu," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, WIKA menurunkan persentase pembagian dividen terhadap total laba, alhasil laba yang ditahan untuk modal mencapai 80%. Alasannya WIKA bakal membidik proyek infrastruktur yang ditawarkan oleh pemerintah sehingga membutuhkan modal besar.
"Contohnya sampai 2019 perlu kebutuhan elektrifikasi. Yang baru dipenuhi 70%, kurang 30%. 30% dibangun sekitar 35.000 MW," jelasnya.
(feb/hen)











































