Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop IV Semarang, Suprapto mengatakan, H-3 dan H-2 yang jatuh pada tanggal 14-15 Juli tersebut diprediksi menjadi puncak arus mudik. Tiket yang habis yaitu untuk keberangkatan KA dari Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Angkutan arus mudik dominan H-3 dan H-2, seluruh pemberangkatan dari Jakarta sudah habis. Untuk KA yang menuju Jakarta dari Semarang masih ada dengan okupansi 60%," kata Suprapto kepada detikFinance, Kamis (23/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait arus balik lebaran, diprediksi akan terjadi pada H+6 dan H+7 atau tanggal 24-25 Juli. Tiketnya bisa dipesan tanggal 25-26 April mendatang.
"Untuk arus balik diprediksi H+6 dan H+7. Tiket mulai dijual 25 April besok," tegasnya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT KAI mempersiapkan KA tambahan. Di wilayah Daop IV, ada sejumlah KA tambahan yaitu KA Tawangjaya Lebaran, KA Kertajaya Lebaran, KA Matarmaja Lebaran, dan KA Tegal Arum Lebaran.
"Satu KA komersial namanya KA Sembrani Lebaran dengan kapasitas 448 tempat duduk. Tiket bisa dipesan H-60 atau 18 Mei," terangnya.
(alg/hds)











































