Harga Minyak akan Tetap Berada di Atas US$ 47 Per Barel
Senin, 14 Feb 2005 10:53 WIB
Jakarta - Harga minyak dunia diperkirakan akan tetap berada di atas US$ 47 dolar per barel. Perkiraan tersebut setelah Badan Energi Internasional (IEA) memprediksikan kenaikan tajam dalam permintaan energi global pada tahun ini.Penurunan dalam jumlah besar stok minyak mentah AS juga membantu mendorong harga. Harga minyak mentah jenis light sweet untuk kontrak bulan Maret pada 47,02 dolar per barel, turun sebanyak 8 sen dolar dari harga penutupan 47,10 dolar di New York, tempat harga minyak mentah patokan tersebut naik 1,64 dolar.Kenaikan ini sebagian dipicu laporan IEA yang menaikkan perkiraannya untuk pertumbuhan permintaan energi pada tahun ini dengan 80.000 barel per hari menjadi 1,52 juta barel.Sejumlah pengamat minyak menyatakan penurunan tipis tersebut hanyalah koreksi. Pada musim dingin di belahan bumi utara akan berakhir akan mengakibatkan permintaan akan pada posisi sedang atau stagnan saja pada kuartal kedua. Pertemuan negara pengekspor minyak dunia (OPEC) pada Maret mendatang diperkirakan akan juga akan sedikit mengalami perubahan. Diperkirakan hasil pertemuan tersebut akan dapat memicu penurunan harga sekitar US$ 45 per barel.Pertemuan tersebut salah satunya akan membahas mengenai kuota produksi minyak OPEC. Sejumlah negara Barat dan pengimpor minyak sempat frustasi dengan harga minyak yang terus naik akibat OPEC tetap mempertahankan kuota produksinya. Akibat kuota OPEC tersebut juga sempet memicu defisit neraca perdagangan AS beberapa waktu lalu.Kontrak Pipa Gas India dan Iran diperkirakan akan menyelesaikan pembangunan pipa gas dari Iran ke India pada tahun 2009. Nilai total proyek tersebut sebesar US$ 4,5 miliar.Menteri Perminyakan Indoa Sushil C Tripathi seperti yang dikutip Asia Pulse menyatakan, pembangunan pipa gas tersebut merupakan proyek strategis yang menyalurkan gas dari Rajasthan dan Gujarat sejauh 2775 kilometer. Salah satu pipanya nanti akan melewati wilayah Pakistan.Sementara itu, Pemerintah Pakistan telah memberikan 2 kontrak eksplorasi minyak dan gas kepada Gas Development Company Limited (OGDCL). Kontrak tersebut antara lain untuk blok No 3071-3 (Utara Multan) dan blok nomor 2971-3 (Selatan Multan).Blok nomor 3071-3 meliputi wilayah seluas 2.498,97 kilometer persegi yang meliputi wilayah Leiah, Jhang, Khanewal, Multan and Muzaffargarh distrik, Punjab.Kontrak eksplorasi tersebut ditandatangai dalam sebuah konsensus oleh Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Alam Pakistan Ahmad Waqar yang disaksikan G.A. Sabri, dirut, Petroleum Concessions, dan Mohammad Raziuddin, Managing Director dari OGDCL.
(mar/)











































