Hal ini disampaikan Jokowi saat menyampaikan pidato dalam acara Silaturahmi Pers Nasional di Auditorium TVRI, Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2015).
Rencananya pada akhir April 2015 akan dimulai pembangunan Tol Trans Sumatera yaitu Jalan Tol Bakauheni-Bandar Lampung-Palembang-Tanjung Api Api (MBBPT) sepanjang 434 km. Tol ini akan terhubung dengan transportasi laut 'tol laut' di Selat Sunda hingga ke Merak, Banten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mana ngomong katanya mau bikin jalan tol, masih proses lelang tapi lihat dua hari ini Tol Trans Jawa dan Tol Trans Sumatera Insya Allah," tegas Jokowi.
Ia mengatakan, selalu mengikuti proses lelang proyek-protek tersebut dari hari ke hari hingga akhirnya proyek tol bisa segera dimulai. Namun Jokowi mengakui hasil yang diinginkan masyarakat belum bisa langsung dirasakan dalam waktu dekat, karena masih perlu waktu.
"Tol Solo-Kertosono saya kira minggu ini, minggu ini sudah mulai semuanya memang proses di pemerintahan seperti ini. Saya kira masyarakat perlu penjelasan," katanya.
Ia menyadari setelah dirinya dilantik Oktober 2014 lalu, harapan rakyat begitu tinggi. Namun untuk membuat program di atas kertas menjadi program yang nyata butuh waktu. Jokowi mengaku banyak mendapat pertanyaan saat blusukan ke masyarakat soal belum terbitnya Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam 6 bulan pemerintahannya.
"Saya sampaikan saya dilantik Oktober (2014) tak bisa kita gunakan anggaran hingga pertengahan Januari (2015), untung saja mulus," katanya.
Menurut Jokowi, selain persoan proses pembahasan anggaran (APBN-P 2015) yang butuh waktu di DPR, persoalan lelang juga membutuhkan waktu sehingga mempengaruhi kecepatan pelaksanaan sebuah program. Namun ia memastikan saat ini proses itu sudah dilalui, hanya tinggal proses eksekusinya.
"Pembuatan kartu itu pakai lelang. Jadi memang benar rakyat menginginkan yang konkret dan nyata yang dapat mereka rasakan," katanya.
(hen/rrd)










































