"Dana pemerintah cepat turun dalam proyek, seperti belanja modal atau barang pemerintah. Itu punya multiplier effect 3-5 kali. Gubernur sampai bupati bisa percepat kontrak nanti yang jual batu, semen, aspal, punya pendapatan. Ekonomi daerah bergerak, warteg, dan warung bergerak. Ini sebagai ganti penurunan harga komoditas," kata JK saat penutupan Musrenbangnas, Jakarta, Rabu (29/4/2015).
JK menilai, ekonomi Indonesia saat ini sedang mengalami kelesuan. Belum lagi harga komoditas yang menjadi unggulan ekonomi daerah sedang melorot. Cara mendorong agar ekonomi daerah hidup di tengah perlambatan ialah mempercepat belanja infrastruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara lain ialah memperbaiki pertanian di daerah. Selama ini, pertanian di daerah menghadapi kendala infrastruktur irigasi, sehingga kontribusi terhadap ekonomi daerah belum optimal.
"Kemudian stabilkan ekonomi masyarakat. Dengan pertanian baik. Dia butuh infrastruktur pengairan yang baik. Seperti tersier, sekunder agar pendapatan masyarakat lebih baik," tuturnya.
(dnl/hen)











































