Hal itu disampaikan Dubes RI untuk Spanyol Yuli Mumpuni Widarso dalam pertemuan dengan sekitar 200 anggota masyarakat Indonesia di Ruang Satya Loka KBRI Madrid (26 April 2015).
"Peningkatan 7% tersebut melebihi target Kementerian Perdagangan, yang hanya mencanangkan peningkatan 4% mengingat situasi pasar di Spanyol yang masih belum keluar dari krisis ekonomi sejak 2008," ujar Dubes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dubes, peningkatan juga terlihat pada jumlah turis dari Spanyol ke Indonesia, dari 60.000 orang pada tahun 2013, menjadi 75.000 orang pada tahun 2014.
"Peningkatan-peningkatan tersebut merupakan refleksi dari berbagai upaya dan juga perkembangan positif perekonomian Spanyol di mana ekonominya pada 2014 tumbuh mencapai 2%," imbuh Dubes.
Dubes mengajak seluruh masyarakat Indonesia di Madrid untuk berpartsipasi aktif dalam mempromosikan berbagai potensi Indonesia di Spanyol, sesuai dengan rencana pembangunan 2015-2019 di mana pemerintah mencanangkan ekspor naik 300% dan arus wisatawan asing naik dari 8 juta ke 20 juta orang.
Untuk mewujudkan hal itu Dubes menyampaikan rencana kegiatan KBRI Madrid sepanjang 2015, antara lain Journalist Tour ke Paviliun Indonesia di Expo Milano, Bazar Indonesia, Pertemuan Diaspora Indonesia Chapter Spanyol, Pentas Budaya Indonesia, dan Reuni Akbar Alumni Indonesia dan rangkaian perayaan HUT RI 2015.
"Semua ini akan lebih berhasil jika mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia," tegas Dubes.
Pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Madrid tersebut dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi dan sebagai langkah awal persiapan partisipasi Diaspora Indonesia Chapter Spanyol dalam Kongres Diaspora Indonesia ke-3 di Jakarta, 12-14 Agustus 2015.
Perlindungan WNI
Sebelumnya Dubes juga menyampaikan kinerja KBRI Madrid sepanjang 2014 dalam hal perlindungan WNI antara lain membantu pemulangan 12 ABK karena pemutusan kontrak kerja dan proses pemulangan jenazah 6 orang ABK yang mengalami kecelakaan.
Di samping itu juga peningkatan perhatian berbagai kalangan pemangku kepentingan di Indonesia terhadap potensi Spanyol dan meningkatnya kunjungan kerja tingkat pejabat tinggi, di antaranya lima anggota kabinet.
Mulai dari Menhan untuk meninjau secara langsung kemajuan proyek kerjasama industri strategis antara PT Dirgantara Indonesia dengan Airbus Defence & Space, Menakertrans untuk membahas solusi masalah-masalah hukum yang kerap dihadapi ABK Indonesia di Spanyol.
Juga Menpan & Reformasi Birokrasi untuk Peringatan 10 Tahun Rekontruksi Propinsi Nanggroe Aceh Darusalam bantuan Spanyol, Menteri Pemuda & Olahraga untuk meningkatkan kerjasama pembinaan olahraga prestasi, Wamenparekraf untuk memimpin Sidang Komite Eksekutif UN WTO, dan Wamenlu untuk menyampaikan rencana penyelenggaraan Forum Global PBB tentang Dialog Peradaban di Bali.
Sebaliknya Menlu Spanyol Garcia Margallo juga telah berkunjung ke Indonesia pada Agustus 2014, sedangkan PM Mariano Rajoy sempat singgah di Bali dalam perjalanan kembali ke Madrid setelah menghadiri KTT G-20 di Brisbane, Australia, Oktober 2014.
(es/es)











































