Menko Kesra Kelola Dana Bantuan Tsunami Rp 20 Miliar

Menko Kesra Kelola Dana Bantuan Tsunami Rp 20 Miliar

- detikFinance
Senin, 14 Feb 2005 17:20 WIB
Jakarta - Dana bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi dan tsunami Aceh-Sumut yang ada di kementerian kesejahteran rakyat saat ini mencapai Rp 20 miliar. Dana ini sejauh ini belum disalurkan. Demikian disampaikan Menko Kesra Alwi Shihab seusai pertemuan antara BPK, Irjen dan BPKP di Kantor BPK, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (14/2/2005)."Uang yang ada di Menko Kesra sekitar Rp 20 miliar. Uang ini masih utuh tidak ada pengurangan sesenpun bahkan ada penambahan karena ada bunganya," kata Alwi Shihab.Sementara itu dana yang dikumpulkan oleh instansi pemerintah dan sebagian dana luar negeri yang masuk ke instansi pemerintah mencapai Rp 900 miliar. Namun menurutnya angka ini bisa saja berubah jika ada instansi yang mengirimkan dana bantuannya misalnya untuk pembangunan rumah di Aceh.Alwi juga menyatakan dana-dana dari instansi lain yang belum disalurkan lebih baik dikirimkan lewat rekening Menko Kesra. "Jadi pengeluarannya jelas dan transparan karena diketahui oleh tiga menteri yaitu Menko Kesra, Menkeu dan Menneg PPN/Kepala Bappenas," ujarnya.Dalam kesempatan itu Alwi meminta BPK daerah untuk menanyakan dana yang ada di instansi pemerintah daerah seperti di Pak-pak, Riau, Jombang dan Gresik. "Saya memberikan info bahwa dari instansi pemerintahan seperti Pak-pak, Riau, Jombang dan Gresik. Diharapkan BPK daerah bisa tanyakan kemana dana itu," ujarnya.Alwi tidak mengetahui berapa jumlah dana yang berada di masing-masing instansi tersebut termasuk yang disalurkan. Namun dikatakannya dana-dana yang dimiliki oleh pemerintah akan diumumkan pada 26 Mei 2005 nanti.Menyangkut dana publik dari NGO dan lembaga nonpemerintah lainnya, Alwi meminta dalam penyalurannya dikoordinasikan dengan pemerintah sehingga sesuai blue-print untuk pembangunan kembali Aceh dan Sumut. Alwi juga mempersilahkan BPK untuk melakukan audit. (san/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads