"Presiden memerintahkan kepada kami agar bisa segera menyelesaikan tol Solo-Kertosono dalam waktu 2,5 tahun. Perintah itu beliau sampaikan saat groundbreaking proyek tol di Ngawi, Kamis kemarin. Target kami tahun 2017 memang sudah harus selesai," ujar Basuki di Solo, Jumat (1/5/2015).
Pengerjaan proyek tol Solo - Ngawi - Kertosono berhenti dan mangkrak sekitar tiga tahun terakhir karena kontraktor mengaku kekurangan modal. Selanjutnya pihak kontraktor melepas proyek itu kembali kepasa Pemerintah dan selanjutnya akan dikerjakan oleh dua BUMN, PT Jasa Marga dan PT Waskita Karya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait proyek Tol Trans Jawa, Wali Kota Surakarta Hadi Rudyatmo, menyebut jalan lingkar tetap diperlukan untuk mengatasi kepadatan lalu-lintas dalam kota Solo yang semakin hari semakin menimbulkan masalah.
Menteri Basuki, mengatakan akan mempelajari serius usulan tersebut. Menurutnya, kemacetan di Solo terutama di jalur tengah kota memang harus diatasi dengan membuat jalur outer ring road utara dan selatan. Meskipun dua tahun lagi tol Semarang - Solo dan Solo - Kertosono sudah bisa difungsikan, namun jalan arteri di utara dan selatan memang tetap harus dibangun.
"Meskipun di kawasan utara dua tahun lagi sudah terbantu jalan tol, tapi masih diperlukan untuk perkembangan Solo utara. Kalau dari Solo timur ke selatan, yang melewati Bengawan Solo, baru kita lihat dan akan kita kaji dulu," katanya.
(mbr/hen)











































