Kepala BPS Suryamin menuturkan, kondisi ini memang seringkali menjadi masalah ketika panen raya. Harga jual dari petani ke pedagang sudah murah, tapi dari pedagang ke konsumen masih mahal.
"Pada level petani itu menurunkan harga gampang, karena kecenderungan petani menjual saat kebutuhan mendesak. Misalnya karena kebutuhan anak sekolah atau lainnya. Jadi saat beras melimpah, kan banyak datang ke kampung, dan petani jual murah saja," ungkap Suryamin di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (4/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harusnya kalau beli turun, jualnya juga turunnya sebanding. Paling tidak mendekati. Kan pedagang juga harus disiplin kan," imbuhnya.
Menurutnya, ini menjadi tugas pemerintah untuk dapat memastikan harga yang dijual ke konsumen sesuai dengan seharusnya. Diharapkan tidak ada keuntungan yang diambil berlebihan dengan upaya menimbun atau sejenisnya.
"Ini bagian pemerintah untuk memastikan para pedagang tertib," tukasnya.
(mkl/ang)











































