Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, ada sejumlah persoalan yang membuat ekonomi Indonesia melambat. Berikut paparan Suryamin soal alasan melambatnya ekonomi Indonesia, saat jumpa pers di kantornya, Jalan Dr. Soetomo, Jakarta, Selasa (5/5/2015).
Dari sisi Produksi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Produksi pangan menurun akibat mundurnya periode tanam
- Produksi minyak mentah dan batu bara mengalami kontraksi, sehingga industri kilang minyak juga tumbuh negatif.
- Distribusi perdagangan melambat, karena menurunnya suplai barang impor
- Kinerja konstruksi melambat terkait dengan terlambatnya realisasi belanja infrastruktur
Dari sisi pengeluaran
- Semua komponen pengeluaran rumah tangga melambat, kecuali untuk makanan dan minuman, tembakau, serta perumahan dan perlengkapan rumah tangga
- Pengeluaran konsumsi pemerintah melambat, karena pertumbuhan belanja barang melambat
- Realisasi belanja modal pemerintah lebih rendah
- Impor barang modal turun, terutama barang modal jenis alat angkutan dan mesin. Industri mesin domestik juga turun
- Ekspor barang terkontraksi, karena turunnya harga komoditas, serta melambatnya perekonomian mitra dagang utama
- Ekspor barang terkontraksi karena melambatnya pertumbuhan jumlah wisman dan turunnya pengeluaran wisman











































