Pengangguran paling besar terjadi pada masyarakat berpendidikan dengan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yaitu sebesar 9,05%. Dibandingkan dengan Februari 2014, juga ada kenaikan 1,84 poin.
"Terbesar pengangguran ada di lulusan SMK," ungkap Kepala BPS Suryamin di Kantornya, Jakarta, Selasa (5/5/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengangguran lulusan diploma naik 1,62 poin dari Februari 2014," jelasnya.
Sementara itu lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menganggur sebanyak 7,14%, Universitas 5,34% dan Sekolah Dasar (SD) ke bawah 3,61%.
"Pengangguran dari lulusan universitas ikut naik seperti SMK dan Diploma, yaitu sebesar 1,03 poin," imbuhnya.
Bila melihat secara sektoral, lapangan pekerjaan dari sektor pertanian turun paling besar dengan nilai 710.000 orang. Kemudian transportasi pergudangan dan komunikasi 140.000 orang dan sektor lainnya berkurang 200.000 orang.
"Sektor pertanian berkurang karena ada beralih ke sektor lain dan ada juga yang memang tidak bekerja lagi," kata Suryamin.
(mkl/hen)











































