"Kalau dilihat kebijakan Pak Jokowi, Pak Jokowi buka di atas kertas, tapi dia betul-betul turun ke lokasi untuk pastikan yang sudah jalan. Misalnya di PLTU Batang 2 x 1.000 MW, beliau turun ke sana, saya dengar sudah bisa dijalankan. Jadi dalam 1-2 bulan ke depan sudah bisa dijalankan," kata Deputi Kepala Staf Kepresidenan, Purbaya Yudhi Sadewa.
"Ini yang dibutuhkan investor. Kalau ekonomi melambat, sudah tidak bisa diapa-apakan. Kita harus melihat ke depan," jelas Purbaya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tahu kelemahan ekonomi, ada masalah apa. Dengan strategi pas, tidak usah terlalu takut ekonomi kita jatuh terpuruk," jelas Purbaya.
Lalu apakah target pertumbuhan ekonomi tahun ini 5,7% bisa tercapai?
Menurut Purbaya, yang masih bisa dikejar pemerintah adalah 5,4-5,6%. Terpenting, pemerintah fokus untuk menjalankan programnya, dan menyelesaikannya.
"Presiden sudah lead the way, dia yang bereskan ke sana sini, daripada menterinya. Jadi diharapkan menterinya mengikuti. Kalau saya jadi presidennya, sudah saya suruh," kata Purbaya.
(dnl/ang)











































