Masukan utama adalah, dengan melanjutkan reformasi struktural untuk menjaga stabilitas makro ekonomi. Termasuk perbaikan posisi defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD). Bila ini dilakukan, kepercayaan investor akan pulih.
"Pertumbuhan ekonomi itu melambat 4,7% kita paham. Tetapi kalau kita bisa, harus terus lakukan reformasi struktural," ungkap Agus Marto di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (6/5/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selanjutnya melakukan spending (belanja) anggaran dengan kualitas baik. Pemda bisa kerjasama dengan baik, untuk bisa melakukan realisasi anggaran dan merealisasikan perizinan, termasuk pembebasan lahan dan lain-lain dengan baik," jelas Agus
Memang ada persoalan eksternal yang dapat berpengaruh buruk terhadap perekonomian dalam negeri. Akan tetapi, bila masukan tersebut direalisasikan, maka Agus Marto tetap optimistis ekonomi bisa tumbuh pada rentang 5,4-5,8%
"Dengan begitu pertumbuhan ekonomi masih tetap antara 5,4-5,8%," tukasnya.
(mkl/dnl)











































