Berhentikan Ismed dari Dirut RNI, Rini: Kinerja 2014 Jelek

Berhentikan Ismed dari Dirut RNI, Rini: Kinerja 2014 Jelek

- detikFinance
Rabu, 06 Mei 2015 18:35 WIB
Berhentikan Ismed dari Dirut RNI, Rini: Kinerja 2014 Jelek
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menjelaskan alasan pemberhentian Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Ismed Hasan Putro.

Ia menyebut pergantian Dirut RNI sudah sangat mendesak karena kinerja keuangan memburuk. Perseroan mencatat rugi hingga Rp 200 miliar (belum audit) di 2014.

"Performance jelek di 2014 jadi pergantian sudah sangat penting. Situasinya memang tidak kondusif sehingga perlu pergantian," kata Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (6/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rini mengaku usulan pergantian direksi datang dari Dewan Komisaris dan Deputi Teknis yang menangani RNI. Dari usulan yang masuk, ia memandang perlu ada pergantian segera.

"Ini rekomendasi dari deputi. Rekomendasi harus secepatnya diganti. Ada juga rekomendasi dari komisaris," ujarnya.

Meski sudah diganti, Rini mengaku belum menunjuk Dirut RNI yang baru. Kementerian BUMN masih memproses fit and proper test calon Dirut RNI baru pengganti Ismed.

"Saya belum tunjuk dirut baru. Harus ada assesment calon dan prosesnya belum selesai. Sekarang plt masih tunggu usulan yang datang dari dewan komisaris," ujarnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads