Menteri Andrinof Akan Hapuskan Kedeputian yang Urusi Infrastruktur

Menteri Andrinof Akan Hapuskan Kedeputian yang Urusi Infrastruktur

- detikFinance
Rabu, 06 Mei 2015 18:54 WIB
Menteri Andrinof Akan Hapuskan Kedeputian yang Urusi Infrastruktur
Jakarta - Pemerintah berencana menghapus satu jabatan eselon I di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), yakni Kedeputian Bidang Sarana Prasarana.

Hal tersebut terungkap dalam keterangan tertulis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) seperti dikutip, Rabu (6/5/2015).‎

Dalam keterangan tertulis tersebut, Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi mengatakan, bahwa hal ini berdasarkan pengajuan da‎ri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago sendiri, ketika dirinya berdialog beberapa waktu lalu.

"Kami mendengarkan langsung pandangan Pak Adrinof, supaya sinkron," ujar Yuddy.

Berdasarkan surat Kementerian PAN RB bernomor B/1435/M.PAN-RB/4 yang berisi, Rancangan Peraturan Presiden tentang Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, disebutkan bahwa kedeputian yang akan dihapus adalah Deputi Bidang Sarana dan Prasarana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebenarnya, keberadaan Kedeputian ini cukup penting mengingat membawahi seluruh perencanaan pembangunan prioritas di Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Ada 5 Direktorat yang dibawahi oleh Kedeputian ini, meliputi:

  • Direktorat Transportasi, merencanakan berbagai program transportasi nasional seperti Tol Laut hingga Kereta Cepat.
  • Direktorat Kerjasama Pemerintah Swasta, merencanakan berbagai program kerja yang dikerjakan dengan skema kerjasama pemerintah dan swasta.
  • Direktorat Pengairan dan Irigasi‎, merencanakan berbagai proyek infrastruktur seperti Irigasi dan Bendungan dalam program swasembada pangan Jokowi.
  • Direktorat‎ Energi, Listrik, Telekomunikasi dan Informasi, merencanakan berbagai program pembangunan infrastruktur energi seperti 35.000 MW
  • Direktorat Permukiman dan Perumahan‎, merencanakan berbagai proyek infrastruktur perumahan seperti program 1 Juta Rumah.
Berkurangnya kedeputian, kata Yuddy akan berdampak pada berkurangnya jumlah jabatan eselon II yang ada di kedeputian tersebut. "Jumlah eselon II berkurang dari saat ini 50 menjadi 46," terangnya.

(dna/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads