Piyush Gupta, CEO DBS Group Holdings Ltd masih optimis ekonomi Indonesia dapat tumbuh tinggi dalam beberapa tahun ke depan. Meskipun sekarang tengah melalui masa perlambatan, dengan capaian kuartal I-2015 hanya 4,71%.
"Saya sangat optimis terhadap Indonesia (pertumbuhan ekonomi)," tegasnya di sela-sela kegiatan Institute of International Finance (IIF) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (7/5/2015).
Gupta tetap melihat Indonesia dengan banyak potensi di dalamnya. Baik dari sisi demografi, sumber daya alam, kebutuhan infrastruktur yang tinggi, dan termasuk dalam pengembangan bisnis perbankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlambatan ekonomi dikarenakan memang kondisi global masih belum bisa pulih. Tidak hanya Indonesia, banyak negara lain juga mengalami persoalan yang sama. Termasuk China, Brasil, Thailand, dan negara lainnya.
Di samping itu ada penurunan harga komoditas. Gupta mengatakan, Indonesia dengan posisi selama ini yang sangat bergantung terhadap produk seperti karet, crude palm oil, batubara, dan mineral memang terpukul.
"Harga super pada komoditas sudah turun dan tentu memberikan dampak terhadap Indonesia," ujar Gupta.
(mkl/rrd)











































