Hal ini mengklarifikasi pernyataan "Perusahaan penyewaan kendaraan bermotor Grup Astra, TRAC-Astra Rent a Car di bawah PT Serasi Autoraya juga akan merambah bisnis carter atau penyewaan pesawat terbang”
Demikian disampaikan Marketing Director PT. Serasi Autoraya Jefri R Sirait dalam klarifikasinya yang diterima detikFinance, Kamis (7/5/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Statement yang tertulis di alenia 1, “Perusahaan penyewaan kendaraan bermotor Grup Astra, TRAC-Astra Rent a Car di bawah PT Serasi Autoraya juga akan merambah bisnis carter atau penyewaan pesawat terbang” adalah tidak benar.
Adapun klarifikasinya adalah “Perusahaan penyewaan kendaraan bermotor Grup Astra, TRAC-Astra Rent a Car di bawah PT Serasi Autoraya belum merambah bisnis carter atau penyewaan pesawat terbang”
2. Statement yang tertulis di alenia 3 “Kita mau tangkap semua peluang yang ada. Tak hanya penyewaan kendaraaan darat, kita mau terintegrasi juga dengan bisnis di udara," kata Corporate Sales Head PT Serasi Autoraya, Teddy Astra di Kantor LKPP, Gedung SME Tower/SMESCO Lantai 9 Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Rabu (6/5/2015)”
Yang dimaksud dalam bahasan tersebut adalah layanan TRAC Astra Rent A Car sudah terintegrasi dengan bisnis transportasi udara, ini tercermin dari layanan Airport Transfer yang tersedia di 15 kota di Indonesia.
3. Statement yang tertulis di alenia 4, “Ia mengakui ekspansi bisnis di udara untuk menangkap peluang pasar dari segmen belanja pemerintah. "Saya tidak tahu pastinya, karena ini urusan induk perusahaan. Kemungkinan kita (TRAC) yang kelola rental pesawat atau mendirikan perusahaan baru," katanya.” adalah tidak benar.
Topik bahasan yang menyinggung kerjasama LKPP dengan perusahaan bisnis carter pesawat adalah agenda yang dijalankan oleh LKPP dengan penyedia jasa transportasi udara secara terpisah, dalam hal ini bukan menjadi bagian dari kerjasama sewa kendaraan antara LKPP dengan TRAC Astra Rent A Car.
(hen/ang)










































