Jokowi memastikan, mulai tahun ini di Maluku Utara akan dibangun berbagai infrastruktur yang nilainya triliunan rupiha. Seperti di Ternate akan dilanjutkan pembangunan pelabuhan secara besar-besaran.
"Tadi Menteri Perhubungan saya SMS, total biaya berapa? Tapi belum menjawab. Biar saya umumkan langsung ke rakyat, bahwa kita ke sini benar-benar mengecek apa yang segera dikerjakan. Insya Allah tahun ini dimulai," kata Jokowi di acara pencanangan kota baru Ibu Kota Provinsi Maluku Utara dan peresmian proyek infrastruktur, di Sofifi, Maluku Utara, Jumat (8/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi jangan ada yang mikir presiden ke sini ngapain. Bawa (proyek) triliunan. Kita memulai dari kawasan timur. Sering saya sampaikan dan kita tidak punya waktu lagi. Tahun pertama, harus kita mulai pembangunan infrastruktur, seperti juga di kawasan Papua yang akan mulai Juli atau Agustus akan dibangun pelabuhan besar, sudah ada 7.000 hektar lahan yang disiapkan," ungkap Jokowi.
Jokowi menambahkan, dalam pembangunan infrastruktur termasuk di Kawasan Indonesia Timur. Jangan membangun infrastruktur yang hanya diselesai dan manfaatnya untuk 5 tahun saja. Tapi walau lama pembangunan proyeknya dan tidak selesai dalam masa pemerintahan Jokowi-JK, tetapi bisa bermanfaat hingga 50 tahun lebih.
"Saya selalu sampaikan kepada menteri-menteri saya juga gubernur, membangun sesuatu jangan hanya 5 tahun, tapi minimal 50 tahun atau 100 tahun, misi k depan kita kalkulasi dari sekarang, pembangunan kota mulai hari dipikirkan di Sofifi ini. Tata ruangnya betul dikerjakan secara detil, berikan kepada urban plan yang mengerti masalah tata kota," tutup Jokowi.
(rrd/dnl)










































