Mendag Gobel: Impor Beras Adalah Opsi Terakhir

Mendag Gobel: Impor Beras Adalah Opsi Terakhir

- detikFinance
Jumat, 08 Mei 2015 19:32 WIB
Mendag Gobel: Impor Beras Adalah Opsi Terakhir
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel kembali mengomentari soal polemik beras. Salah satunya terkait rendahnya pengadaan stok beras pemerintah‎ oleh Perum Bulog. Gobel menegaskan, impor beras tetap terbuka bila memang diperlukan.

"Kebijakan impor yang selama ini diwacanakan dengan dasar data stok cadangan beras pemerintah merupakan salah satu opsi terakhir yang harus ditempuh, untuk mempertahankan stok minimal Bulog sebesar 2 juta ton di akhir tahun," ‎kata Gobel di Gedung Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (8/5/2015).

Gobel menambahkan, kebijakan impor beras belum akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan stok rill pemerintah. Bulog optimistis dapat menyerap beras petani di musim panen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya belum bertemu dengan Bu Lenny (Dirut Perum Bulog), kita akan lihat stok cadangan Bulog terlebih dahulu‎," tambahnya.

Gobel menegaskan, sampai saat ini Kemendag tetap akan menga‎cu kepada kebijakan Presiden terkait beras. Langkah-langkah ini dimaksudkan tidak lain untuk menjaga kedaulatan pangan di dalam negeri.

Bagi Gobel, mengurangi ketergantungan impor pangan merupakan tindakan yang strategis untuk mencapai swasembada pangan, meningkatkan ekonomi petani, dan memperkuat kinerja serta aktivitas di sektor pangan.

"Tentu tujuan dari itu, kita harapannya mengurangi ketergantungan impor. Masa iya kita bangsa sebesar ini harus bergantung impor dari luar negeri terus," kata Gobel.

(wij/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads