Gubernur NTT: Listrik Kami Mati-hidup Mati-hidup

Gubernur NTT: Listrik Kami Mati-hidup Mati-hidup

- detikFinance
Senin, 11 Mei 2015 21:37 WIB
Gubernur NTT: Listrik Kami Mati-hidup Mati-hidup
Jakarta -

Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago malam ini mengumpulkan seluruh Gubernur se-Indonesia. Dalam acara makan malam tersebut para gubernur menumpahkan curahan hatinya, salah satunya Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya, mengeluhkan masih rendahnya rasio elektrifikasi di wilayahnya. Sehingga listrik di NTT seringkali masih hidup-mati.

"Rasio elektrifikasi di NTT cuma 54%. Kami punya listrik masih mati-hidup mati-hidup. Karena itu kami benar-benar butuh dukungan supaya urusan listrik bisa dipenuhi," terangnya di kantor Bappenas, Jalan Taman Suropati, Jakarta, Senin (11/5/2015)

Ia mengusulkan, agar banyak bendungan dibangun lewat pemerintah pusat. Sehingga, selain bisa mendorong penyediaan air untuk masyarakat, juga bisa sebagai pembangkit listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"NTT daerahnya kering, karena itu kita usulkan bendungan untuk bisa menampung air hujan dan menampung air minum, dan pembangkit listrik juga," ungkapnya.

Beberapa kondisi tersebut, sudah diajukan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), untuk berlanjut menjadi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2016. Ia mengharapkan, agar program yang diajukan dapat disetujui.

"Kami wilayah perbatasan penting untuk dapatkan perhatian. Ada banyak yang diusulkan dalam Musrenbang mudah-mudahan tidak ada yang dicoret," tegas.

(mkl/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads