Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago malam ini mengumpulkan seluruh Gubernur se-Indonesia. Dalam acara makan malam tersebut para gubernur menumpahkan curahan hatinya, salah satunya Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya, mengeluhkan masih rendahnya rasio elektrifikasi di wilayahnya. Sehingga listrik di NTT seringkali masih hidup-mati.
"Rasio elektrifikasi di NTT cuma 54%. Kami punya listrik masih mati-hidup mati-hidup. Karena itu kami benar-benar butuh dukungan supaya urusan listrik bisa dipenuhi," terangnya di kantor Bappenas, Jalan Taman Suropati, Jakarta, Senin (11/5/2015)
Ia mengusulkan, agar banyak bendungan dibangun lewat pemerintah pusat. Sehingga, selain bisa mendorong penyediaan air untuk masyarakat, juga bisa sebagai pembangkit listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa kondisi tersebut, sudah diajukan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), untuk berlanjut menjadi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2016. Ia mengharapkan, agar program yang diajukan dapat disetujui.
"Kami wilayah perbatasan penting untuk dapatkan perhatian. Ada banyak yang diusulkan dalam Musrenbang mudah-mudahan tidak ada yang dicoret," tegas.
(mkl/rrd)











































