Jokowi Diminta Reshuffle Kabinet, Pengusaha: Belum Waktunya

Jokowi Diminta Reshuffle Kabinet, Pengusaha: Belum Waktunya

- detikFinance
Selasa, 12 Mei 2015 09:36 WIB
Jokowi Diminta Reshuffle Kabinet, Pengusaha: Belum Waktunya
Jakarta - Sejumlah kalangan terutama di parlemen meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet ekonomi. Mereka menilai tim ekonomi Jokowi di kabinet lemah. Pengusaha menilai perombakan kabinet belum perlu dilakukan.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Natsir Mansyur berpendapat, masih prematur untuk Jokowi mengganti nama-nama menteri yang sudah terbentuk saat ini. Natsir menilai, jajaran menteri terutama di ekonomi masih perlu waktu untuk mencapai target-target yang dicanangkan.

"Tak reshuffle lah sekarang ini. Nanti bisa buat kegaduhan lagi, nanti kalau sudah satu tahun ke sana baru dilihat," kata Natsir kepada detikFinance, Selasa (12/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, jika Jokowi melakukan reshuffle, dikhawatirkan akan merusak citra pemerintahan Indonesia di mata internasional, belum lagi menurutnya, menteri-menteri baru yang bakal menggantikan nantinya harus melakukan adaptasi lagi yang pasti memakan waktu.

"Citra kita gitu loh, masak baru memerintah ganti-ganti saja, orang internasional lihat. Belum waktunya. Ini baru 6 bulan. Nanti yang baru harus adaptasi lagi, belajar lagi," jelasnya.

Dia mengaku yakin akan pendapatanya karena kalangan dunia usaha yang berhubungan langsung dengan perekonomian. Oleh karena itu, menurutnya, jajaran tim kabinet ekonomi Jokowi masih belum perlu dilakukan reshuffle kabinet.

"Kita kan dunia usaha, bukan pengamat. Kita tahu, kita stakeholder (pemangku kepentingan) kita penyumbang ekonomi terbesar," ungkapnya.

(zul/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads