'Menteri Susi Banyak Musuhnya'

'Menteri Susi Banyak Musuhnya'

- detikFinance
Jumat, 15 Mei 2015 07:55 WIB
Menteri Susi Banyak Musuhnya
Jakarta - Rabu lalu (13/5/2015), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendapat kabar, ada pihak yang berani bayar Rp 5 triliun supaya dirinya mundur dari Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Susi pun lantas mengutarakan kejadian itu di akun Twitter miliknya.

Ketua Satuan Tugas Anti Illegal Fishing Mas Achmad Sentosa menilai, sosok Susi mempunyai integritas tinggi memajukan sektor perikanan di Indonesia. Ia memastikan, Susi tidak akan menerima tawaran itu dan berhenti menjadi menteri.

"She is a person in integrity (Susi orang berintegritas), dan saya tahu dia nggak bisa dibeli atau terbeli," kata pria yang akrab disapa Ota itu kepada detikFinance, Jumat (15/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ota menambahkan, dengan misi Susi memajukan sektor perikanan di Indonesia lewat pemberantasan illegal fishing, banyak kebijakan yang dikeluarkan.

Setidaknya ada tiga kebijakan yang paling berdampak kepada pelaku usaha perikanan, yaitu moratorium perizinan kapal eks asing, pelarangan transhipment atau bongkar muat ikan di tengah laut, serta pelarangan penggunaan alat tidak ramah lingkungan.

"Bu Susi seorang menteri yang ingin membuat perubahan dengan cepat dan radikal. Ia memiliki keberpihakan kepada rakyat jelata, dan memiliki keberanian nothing to lose. Karena sikapnya itulah dia tentunya banyak musuhnya," tekannya.

Sehingga dengan kejadian ini, tidak heran banyak pihak yang terus menekan Susi agar mundur dari jabatannya sebagai menteri. Ota menegaskan. apa yang dilakukan Susi ada di jalur yang benar.

"Setiap kita mau membuat sebuah kebaikan untuk memperbaiki kondisi dan situasi yang sudah sedemikian orang bilang bad governance, pasti ada tekanannya. Saya yakin Bu Susi tidak akan mundur dan tidak gentar," tegasnya.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads