Direktur Jenderal Pemasaran Produk Hasil Pertanian (PPHP) Yusni Emilia Siregar mengatakan, pameran ini dimaksudkan untuk menjadi ajang promosi produk-produk hasil pertanian di daerah, dari Sabang sampai Merauke agar lebih dikenal dan berkembang.
"Ini sebagai ajang untuk mendekatkan produk unggulan daerah. Event ini bermula tahun 2000, dan semakin berkembang dan bervariasi, termasuk produk olahannya," kata Yusni di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (15/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kepala Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pertanian, Winny Dia Wibawa menjelaskan, dengan adanya pameran ini diharapkan sektor swasta bisa melihat potensi pertanian di Indonesia. Mereka dinilai bisa membantu dari segi produksi atau penerapan teknologi.
"Private sector ini punya modal, akses pasar. Ini bisa ditangkap mereka," tuturnya.
Produk pertanian yang dipamerkan dalam perhelatan yang digelar mulai 14 Mei hingga 17 Mei 2015 ini seperti beras, ubi, buah-buahan, manisam buah-buahan, keripik singkong, pisang,hasil peternakan seperti daging olahan dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, di acara ini juga dipamerkan alat mesin pertanian (alsintan) seperti traktor. Harganya pun bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.
(zul/ang)











































