Perang Harga, Ini Produk RI yang Kena Dampaknya

Perang Harga, Ini Produk RI yang Kena Dampaknya

- detikFinance
Jumat, 15 Mei 2015 15:32 WIB
Perang Harga, Ini Produk RI yang Kena Dampaknya
Jakarta - Demi menggenjot ekspor, banyak negara di dunia menjual barangnya dengan harga yang lebih murah dari biasanya. Kondisi ini biasa disebut dengan istilah perang harga, juga berdampak pada produk Indonesia.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo menyebutkan hampir semua harga barang yang diekspor turun. Paling signifikan terlihat pada kelompok mesin dan peralatan listrik, furnitur, batu bara, minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO), hingga tekstil.

"Barang-barang ini kan sebenarnya produk andalan ekspor Indonesia," ujar Sasmito Hadi Wibowo di kantor pusat BPS, Jakarta, Jumat (15/5/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Misalnya produk furnitur, penurunan harga memang tidak terlalu besar, alasannya karena kerajinan tangan masyarakat tak terkait korporasi besar. Sehingga harga sedapat mungkin dipertahankan untuk menjaga kualitas.

"Mungkin turunnya nggak besar, tapi ini untuk menjaga pasar. Supaya pembeli nggak kabur,"terangnya.

Sedangkan produk batu bara dan CPO, harus terpaksa diturunkan, karena gejala penurunan permintaan di pasar global. Terutama dari Tiongkok yang merupakan importir batu bara dan CPO terbesar dari Indonesia.

"Ya memang kena dua kali, harga komoditas jatuh, terus terpaksa dijual murah juga karena permintaan menurun," papar Sasmito.

(mkl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads