Kepala Seksi Pemasaran Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Papua Barat Teguh Santoso mengatakan, buah merah ini diklaim bisa memperpanjang usia penderita HIV AID hingga 2-3 tahun.
"Sudah diujicoba. Bisa diminum minyaknya 3 kali sendok makan dalam sehari," kata Teguh kepada detikFinance, di sela-sela acara Agricultural Products and Technology Expo 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (15/5/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah kelompok tani bernama Limer di Teluk Bintuni, Papua Barat berkreasi memuat sari minyak buah merah. Dari minyak buah merah, bisa dihasilkan produk turunan, seperti sabun mandi, shampoo, handbody, sunblock, saus, selai, sampai kopi.
"Kandungan vitamin E, baik untuk peremajaan kulit, makanya produk sampai seperti sabun mandi dan shampoo," katanya.
Harga minyak dari sari buah merah, dijual Rp 300.000/200 ml. Biasanya para penduduk di Papua menggunakan buah merah sebagai campuran pangan seperti singkong.
"Selama pameran dari Papu Barat paling dicari minyak buah merah," katanya.
Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar pameran produk dan teknologi pertanian. Sebanyak 160 peserta pameran ikut dalam acara pameran yang bertajuk Agricultural Products and Technology Expo 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.
Produk pertanian yang dipamerkan dalam perhelatan yang digelar mulai 14-17 Mei 2015 ini seperti beras, ubi, buah-buahan, manisam buah-buahan, keripik singkong, pisang,hasil peternakan seperti daging olahan dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, di acara ini juga dipamerkan alat mesin pertanian (alsintan) seperti traktor. Harganya pun bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.
(hen/rrd)











































